Tips Branding Dasar

Konon produk atau jasa tidak akan booming kalau tidak dikemas secara baik. Produk yang memiliki ‘something’ di hati konsumen akan lebih dikenal dibanding produk yang ‘nothing’ alias tidak berkesan. Tidak sampai disitu, jika produk anda memiliki something, namun tidak diperhatikan sisi ‘everything’-nya, semuanya hanya akan booming sesaat dan hanya sebatas tipping point. Jangan menganggap produk anda seperti kisah cinta tiada tara. “Even i’m nothing, you are something and everything. ” Begitulah mottonya :D

Jangan beranggapan selera anda sama dengan konsumen. Kami sangat tahu idealisme anda sangat berharga dan anda mungkin saja bisa berhasil dengan cara anda, namun mohon pikirkan terlebih dahulu, terdapat milyaran orang di bumi ini, yang artinya anda tidak akan menemukan kesamaan identik konsumen sehingga harus suka dengan selera anda melulu. 90% konsumen suka dengan kesederhanaan yang sempurna. Mudah diingat, mudah dilafal, mudah digunakan, mudah ditemukan, hingga mudah-mudahan murah. Hehehe.

Selalu perhatikan ‘everything’ yang mencakup hal-hal yang sepele. Hal yang sepele kalau dibiarkan bisa jadi ‘pele’, kata orang bijak. Oleh karena itu, kami ingin berbagi tips branding versi 89 Lab Design. 

1. Name Brand – Pilih nama yang kreatif atau professional

Tak kenal maka tak sayang. Dikenal saja belum tentu disayang, apalagi tidak dikenal sama sekali. Nama adalah hal yang sangat penting dalam menentukan brand. Pilihlah nama yang mudah diingat, diucapkan, dan ditulis. Jika anda memutuskan untuk memilih nama yang kreatif, maka orisinalitas adalah hal yang utama. Sudah pasti anda harus berpikir nama brand tersebut out of the box. Sedangkan, jika anda memutuskan nama yang professional, pastikan nama itu jauh dari kata atau istilah yang tidak wajar. Kenali produk atau jasa anda berikut target pasar anda. Selaraskan dengan visi, dan misi dalam pembuatan nama baik itu yang berbalut kreatif ataupun professional.

2. Logo Brand – Buatlah logo atau mascot yang layak dan sesuai

Logo ataupun Mascot adalah penguat brand. Walaupun logo atau mascot jelek bisa beromset besar, namun alangkah baiknya jika logo atau mascot bagus, beromset bagus. Tak sedikit perusahaan yang rela mengocek uang hingga ratusan bahkan milyaran untuk membuat logo dan mascot yang bagus, bermakna, dan berkualitas dari segala esensinya. Dari target pasar, hingga pemilihan objek, warna, dan simbol. Tapi saya tidak meminta anda untuk mengeluarkan kocek yang besar jika budget anda terbatas. Pikirkanlah logo yang tepat dan sesuai dengan produk atau jasa yang anda tawarkan. Buatlah logo yang sederhana dan mudah diingat. Logo yang bagus adalah logo yang dapat diterapkan dalam semua warna tanpa mengurangi kualitas kesederhanaan dari logo itu sendiri. Jika anda memiliki budget lebih, buatlah mascot untuk menguatkan brand anda. Jika tidak, anda bisa memilih apakah anda ingin menggunakan logo saja sebagai brand, ataukah mascot saja. Percayakan desain logo anda kepada desainer atau agensi yang memiliki kapabilitas dan kualitas untuk itu.

3. Package Brand – Bentuk desain kemasan yang menarik dan up to date

Tak sedikit produk-produk yang mengemas produknya dengan bentuk atau desain yang unik. Inovasi demi inovasi mereka keluarkan agar dapat memikat perhatian konsumen sehingga penasaran untuk mencobanya. Kreatifitas sangat berkuasa dalam hal ini. Estetika menjadi tidak penting jika desain kemasan anda memiliki kelebihan tersendiri, baik itu unik ataupun sekedar enak dipandang atau bikin penasaran. Jangan takut merubah desain kemasan sesuai dengan update terbaru, agar konsumen tidak bosan. Satu hal : Jangan lupakan kualitas dari produk anda walaupun desain kemasan anda menarik.

4. Marketing Brand – Lakukan pemasaran dengan cara yang tidak biasa

Ketika 3 point di atas telah anda sempurnakan, maka step ini adalah pamungkasnya. Ada banyak sekali buku dan artikel cara pemasaran yang bisa membuat brand anda dapat dikenal dengan cepat. Inti yang kami tekankan hanyalah, lakukan dengan cara yang tidak biasa. Something different. Anda harus berani, tapi jangan berlebihan hingga melanggar batas norma yang berlaku di daerah atau negara anda. Buatlah kejutan yang membuat produk anda berbekas di hati konsumen entah itu dengan promo, kuis, kejutan, keanehan, hingga servis yang menarik. Buatlah keunikan dalam cara pemasaran anda. Unik yang nyentrik boleh. tapi dapat dipertanggungjawabkan juga ya.

5. Brand Control – Periksa dan selalu perhatikan perkembangan brand anda

Bagi kami ini adalah finishing tanpa batas. Walaupun brand anda kelak terkenal, selalu periksa kondisi grafik brand anda, apakah menurun, naik, atau malah stabil. Buatlah inovasi demi inovasi tanpa mengenal kata lelah. Jangan jadikan konsumen sebagai korban pemasaran walaupun secara konkrit, ya. Selalu perbaiki kualitas dari brand anda, dengan melakukan marketing brand yang up to date. Omset anda bisa saja turun drastis karena anda lupa memeriksa kondisi kesehatan brand anda, sehingga berimbas kepada turunnya minat konsumen terhadap apa yang anda jual.

Yuk kita perbaiki produk kita. Jangan lupa untuk bangkit dari kegagalan. Hikmah selalu datang dalam segala peristiwa. Sekian share dari kami. Semoga bermanfaat. Mohon maaf apabila masih banyak kekurangan :)